Langsung ke konten utama

Melestarikan alam dengan ngebudidaya lada

ALAM MULAI KRITIS

sejalannya perkembangan jaman dan kenutuhan pasar semakin besar, dengan tidak menjaga keseimbangan alam terjadilah kegersangan dan tandusnya tanah tercermin pada iklim alam yang takmenentu. 
Alam dan isinya adalah anugrah yang disediakan pada yang maha kuasa untuk kebutuhan secukupnya dan menjaga kelestarian alam,  jika alam menampakkan kemarahannya akan berdampak besar pada manusia dan seisi alam ini.  Maka dari itu dari sekarang menanam pohon satu telah memberikan manfaat yang ternilai.
Kini banyak sudah yang melakukan pembudidayaan lada atau merica dengan tegakkan pohon Hidup atau atau tegakkan mati akan tetapi ditumpang sari dengan pohon seperti gaharu, jabon dll. Ini salah satu solusi sederhana untuk menjaga alam lebih asri dan mengelolah alam dengan bijak.
Ada Kelompok tani yang mengejawantahkan dengan tegakkan atau tajar yang ramah lingkungan contoh di Kelompok Tani Martani Lada bertempat di Desa suka maju. Kec. Tapung Hilir. Riau. Inilah sebuah peduli dengan alam,  kalo bukan kita sapa lagi?

Salam Hijau hutan ku
By Kelompok Tani Martani Lada Riau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lada dan Gaharu diRiau

    Bersama menuju pertanian berdikari berbasis dengan swuadaya masyarakat kini petani Kth. Sukmatani lada mampu mengembangkan bibit lada lokal tahan terhadap iklim dan tanah riau,  berangsur angsur kebutuhan anggota mulai menampakkan arahnya dari tujuan pertanian terpadu.  Berbagai jenis tanaman yang dikembangkan selain Lada terdapat tanam Labu Madu,  cabai merah,  kacang panjang, untuk memenuhi kebutuhan anggota, warga hingga pasar. Disayangkan dalam penjualan petani masih ditupangi dengan tengkulang menjadi pembahasan bagi kelompok tani hutan sukmatani lada yang mana hendak memutus rantai tengkulak yang selama ini harga yang tak bersahabat oleh petani, disisi lain petani masih menanggung beban harga pupuk semakain mahal. Kosyang dikeluarkan petani begitu besar harga pasar tak terkendali dan permintaan pasar besar, untuk roda perekonomian petani tetap berbutar mau tidak mau petani menjual hasilbumi dengan harga dibawah normal.    Lada menja...

Kelompok tani hutan sukmatani lada Riau

      Sering sekali para Petani mengeluhkan Kendala dihadapi, dengan keilmuan terbatas dan bibit terbatas menyulitkan Petani lada dalam perluasan penanaman lada. Keadaan keilmuan terbatas dan traditional Petani Lada tidak mampu untuk bersaing dalam priode 3tahun mendatang sebab permasalahan bibit yang terbatas dan juga menanggulangi penyakit masih traditional dengan obat alami. Mengembangkan lada ini termasuk memerlukan pembiayaan begitu besar, dari tajar hidup, paranet dan irigasi selang. Jika bibit lada tersedia berpengaruh pada pengadaan sarana kebutuhan dari lada itu sendiri. Tidak dipungkiri selama ini petani lada hanya mengandalkan bembiayaan seadanya atau terbatas jika dipersenkan luas arel petani lada 8Ha hanya mampu memenuhi 30% dari total lahan Petani lada dari bibit lokal, jika melaju mencapai kemandirian rempah lokal riau belum memadahi apa lagi persaingan pasar hari ini. Pemerintah desa setempat hari ini pun enggan menilik dari perkembangan dan kendala dihad...

Perkembangan lada di Tapung Hilir. Kampar. Riau.

Tumbuhan lada disebut pepper ningrum di Tapung Hilir. Riau. Budidaya lada saat ini sangat digandrungi menjadi pilihan tanaman yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan perluasan lada diwilayah riau sekitar seperti wilayah kampar, rokan, dan siak. Perkembangan diwilayah kabupaten kampar kecamatan tapung hilir desa suka maju memiliki kelompok tani yang membudidayakan lada atau pepper ningrum selama 3 tahun dan tergabung dalam wadah kelompok tani KTH.Sukmatani Lada bersama bpk Agus dia seorang pelaku dan pelopor semangat petani lada tulen yang berdikari memahami lada atau pepper ningrum,  berbagai kendala yang dihadapi akan tetapi bapak agus tetap bersemangat untuk mengembangkan tanaman lada. Lada atau pepper ningrum memiliki nilai ekonomi yang beser dikelas rempah-rempah, dan memiliki umur panjang melebihi tanaman sawit. Kelompok tani KTH. Sukmatani lada lahir dari semangat bapak agus dan teman-teman dalam satu wadah yang memproritaskan solidatitas anggota kebutuhan objektifi...